pem dapus

Posted: Desember 21, 2012 in Uncategorized

Dalam percobaan ini mengenai rekristalisasi, dimana rekristalisasi merupakan pemurnian zat padat dari campuran atau pengotornya dengan cara mengkristalkan kembali zat tersebut setelah dilarutkan dalam pelarut yang cocok, atau singkatnya rekristalisasi dapat disebut sebagai pemurnian kristal kembali. Pada percobaan kali ini sampel yang akan kita murnikan kembali berupa asam benzoat.
Untuk percobaan ini, pada saat pembuatan kristal atau melarutkan asam benzoat dengan air harus dipanaskan terlebih dahulu. Pemanasan ini bertujuan agar antara sampel dan aquades tersebut proses kelarutannya dapat dipercepat. Pemanasan ini dilakukan karena asam benzoat dan air bila dilarutkan sukar larut akibat sifat asam benzoat yang semi polar sehingga perlu dipanaskan agar kelarutan antara sampel dengan air dapat cepat larut.
Kelarutan dapat kita artikan sebagai jumlah maksimum suatu zat terlarut yang dapat larut dalam suatu pelarut tertentu. Adapun faktor – faktor yang mempengaruhi kelarutan antara lain suhu, konsentrasi, luas permukaan zat terlarut dan juga tekanan.
Apabila suatu larutan dipanaskan, maka dapat mempecepat proses kelarutannya. Hal ini disebabkan pada suhu tinggi dapat meningkatkan energi kinetik partikel – partikelnya. Sehingga tumbukan antar partikel sering terjadi, akibat reaksi semakin cepat. Begitu pula untuk faktor konsentrasi, semakin besar konsentrasinya maka proses kelarutannya pun akan semakin cepat.
Untuk luas permukaan semakin luas permukaan bidang sentuh maka proses kelarutannya akan semakin cepat karena pada campuran pereaksi yang heterogen, reaksi hanya terjadi pada bidang batas campuran yang selanjutnya kita sebut, makin cepat kelarutannya. Sebagaimana yang telah diketahui, makin halus kepingan zat padat makin luas permukaannya, begitu pula sebaliknya.
Dalam percobaan ini, praktikan menggunakan beberapa bahan diantaranya asam benzoat, norit, aquades dan es batu. Asam benzoat yang berbentuk padatan dan memiliki titik didih tinggi serta bersifat mengawetkan, pada percobaan ini bertindak sebagai sampel atau solutenya (zat terlarut). Aquades bertindak sebagai pelarut (solven) yang berfungsi untuk melarutkan asam benzoat. Asam benzoat bersifat semi polar yang bila dicampur dengan air yang bersifat polar diperlukan pemanasan terlebih dahulu. Norit merupakan arang aktif yang bertindak sebagai pengikat atau penyerap zat – zat pengotor yang ikut terlarut dalam kristal. Digunakan juga es batu pada percobaan ini, hal ini bertujuan untuk mempercepat proses pembentukan kristal lagi. Kristal yang terbentuk dari proses rekristalisai lebih halus (lebih murni) dari bentuk kristal semula, namun kristal yang terbentuk jumlahnya jauh lebih sedikit. Ini dapat disebabkan oleh penyaringan yang kurang sempurna.
Kristalisasi merupakan proses pembentukan kristal. Faktor – faktor yang mempengaruhi diantaranya laju pembentukan ini (nukleasi) dan laju pembentukan kristal. Jika laju pertumbuhan ini bergantung pada derajat lewat jenuh suatu larutan semakin tinggi derajat lewat jenuh suatu larutan semakin besar pula kemungkinan untuk membentuk inti baru.
Prinsip like disolve like pada larutan menyatakan bahwa suatu zat atau larutan polar akan cenderung larut pada pelarut polar juga, dan begitu pula sebaliknya, zat atau larutan non polar akan cenderung larut pada pelarut non polar juga. Analisa yang digunakan dalam percobaan ini merupakan analisa kuantitatif atau berdasarkan perhitungan.

VIII. KESIMPULAN
1. Rekristalisasi merupakan pemurnian kembali kristal.
2. Norit merupakan arang aktif yang berfungsi untuk mengikat zat – zat pengotor yang ikut tercampur dalam kristal.
3. Proses pemanasan campuran bertujuan untuk mempercepat kelarutan.
4. Proses pembentukan kristal dipengaruhi oleh laju pembentukan ini (nukleasi) dan laju pertumbuhan kristal.
5. Analisa yang digunakan merupakan analisa kuantitatif.

IX. DAFTAR PUSTAKA
Petrucci, Ralph H. 1987. Kimia Dasar II. Jakarta : Erlangga
Harifsyah.(2009).Rekristalisasi.[Online].Tersedia:http://harifsyah21.multiply.com/journal/item/2/Rekristalisasi_ diakses pada tanggal 1 Mei 2011. Pukul : 20.40
Hiyu.(2010).Kristalisasi,Rekristalisasi.[Online].Tersedia:http://catetankuliah.blogspot.com/2010/11/kristalisasi-rekristalisasi.html diakses pada tanggal 1 Mei 2011.Pukul : 20.55
Rakhmat,Ugi.(2010).Rekristalisasi.[Online].Tersedia:http://kimiamagic.blogspot.com/2010/02/rekristalisasi.html diakses pada tanggal 1 Mei 2011. Pukul : 20.15
Shofyan.(2010).Rekristalisasi.[Online].Tersedia:http://forum.um.ac.id/index.php?topic=25245.0 diakses pada tanggal 1 Mei 2011. Pukul : 20.25

Gultom, Ostan, Jeski. 2011. Rekristalisasi. http://eiffelgultom.blogspot.com/2011/05/rekristalisasi.html (Diposkan oleh Eiffel Ostan Jeski Gultom di 09:54)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s