spektroskopi infra merah

Posted: Desember 7, 2012 in Uncategorized

Prinsip dasar Spektroskopi IR
• Jika senyawa organik dikenai sinar infra-merah yang
mempunyai frekwensi tertentu (bilangan gelombang 500 –
4000 Cm-1
), sehingga beberapa frekwensi tersebut diserap
oleh senyawa tersebut.
• Berapa banyak frekwensi tertentu yang melewati senyawa
tersebut diukur sebagai ‘persentasi transmitasi’
(percentage transmittance).
• Persentasi transmitasi dengan nilai 100 berarti semua
frekwensi dapat melewati senyawa tersebut tanpa diserap
sama sekali.
• Transmitasi sebesar 5% mempunyai arti bahwa hampir
semua frekwensi tersebut diserap oleh senyawa itu

Iv. Instrumentasi
Bagian pokok dari spektrometer inframerah adalah sumber cahaya
inframerah, monokromator dan detektor. Cahaya dari sumber dilewatkan melalui
cuplikan, dipecah menjadi frekuensi-frekuensi individunya dalam monokromator
dan intensitas relatif dari ferkuensi individu diukur oleh detektor.
Sumber yang paling umum digunakan adalah merupakan batang yang
dipanaskan oleh listrik yang berupa :
¾ “Nernst glower” (campuran oksida dari Zr, Y, Er, dsb).
¾ “Globar” (silicon karbida)
¾ Berbagai bahan keramik
Monokromator
Prisma dan grating keduanya dapat digunakan. Kebanyakan prisma yang
digunakan adalah NaCl, hal ini disebabkan karena NaCl hanya transparan
34

images (2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s